Pernah gw ngobs2 santay ma temen2 ce gw.. all about women talking laaahhh … . Dan mungkin mang standarnya dari jaman baheula ampe ntar kiamat, ga obrolan ce or co, dalam suatu conversation itu kudu ada sesuatu yang di tinggikan .. di banggakan dari apa yang dipunya untuk diutarakan ke orang lain, bahasa simple nya : nyombong. Karena sudah bias untuk setiap manusia melakukan ini, dan pastinya gw juga duoonnk maka pembicaraan itu menjadi sesuatu yang ‘biasa’.

Dalam perjalanan pulang, gw mikirin lagi pembicaraan tersebut. Ada kalimat2 yang diutarakan terasa aneh, dan terus berulang di otak gw, tanpa gw mudeng di mana anehnya. Begini salah tiga kalimatnya :
“gw dah kaya kok, bokap gw kan kerja and punya bisnis”
“ow iyaa …., laki gw punya tuh yg seperti itu ”
“laki gw di tempat kerjaannya dapat fasilitas yang mewah”
“kakak gw sekolah di universitas ternama”

Pas turun di depan komplek, and lagi jalan menuju rumah, gw ketemu ma temen SMA … yaahh … say hello sana sini and basi basi lepas. Kondisinya, gw yg baru pulang kerja, bau asep .. muke kotor kena debu and asep knalpot, wajah cape … ketemu ama anak yg bersih .. wangi .. dengan masa depan yang baik tanpa harus bersusah payah. she has everything in her life … i have either … i have a lot … but .. in different kind…. .

Gw mengerti,
apa yang aneh dengan kalimat2 tersebut. Semua kalimat ituuuu …. menyebutkan kepunyaan orang lain. Mereka hanya menyebutkan satu kepunyaan, yaitu … : “gw punya bokap yang … ” — “gw punya suami yang … “. Tapi apa yang diri punya ???? apa yg telah diri hasilkan ???. Nanti, mereka akan punya kebanggan akan keberhasilan me-manage apa yang telah diwariskan orang2 terdekatnya :) .

Toh, semua yang menempel pada qt adalah berkat dari Tuhan. Tuhan memberikan berkahNya dengan memberikan Ayah yang berkecukupan — suami yang penyayang — keluarga yang baik. Pun ketika seseorang berusaha dengan keringatnya sendiri hingga menghasilkan sesuatu yang besar, Tuhan juga memberikan berkahNya dengan memberikan kepribadian yg kuat dan talent yang besar. Semua sudah pada porsinya masing2 … . Betul kannn ???? :) .

*pun tidak pada porsinya … itu akan menjadi bahasan lain ;) *