Teringad.. perbincangan waktu makan siang beberapa waktu lalu di pantry. Di lt. 5, view pantrynya mayan luas .. dan bagus (???). Dari situ terlihat sebuah pemukiman (kumuh ???) yg berdiri di atas tempat beraer (rawa2??) gituu … . Tapi terlihat cukup rapi laahh … . Bisa dipastikan, pemukiman itu tidak d restui pemerintah.

“Ada yang tinggal di situ ya ??? ”
*menurut lo???, kurang jelas tuh bangunan terlihat seperti rumah ???*
“kok bisa ya ????”
*ya bisa laah … namanya juga kepepet”
“gw rasa kecoa juga ogah tinggal di situ”
*he? *

whaw, kaget bener gw … ucapan sekasar itu keluar dari orang yang mengaku berpendidikan dan bermoral dan bermartabat dan berkedudukan dan .. dan .. dan… . Ato mungkin dia tidak berpendidikan tidak bermoral tidak bermartabat tidak berkedudukan tidak ..tidak .. tidak …. . YA IYA LAAAHHHH, KECOA JUGA OGAH TINGGAL DISITU, SETAU GW .. KECOA ITU HIDUP DITEMPAT YG LEMBAB ! BUKAN DI RAWA2 BERAER GITU !. Hey … yang tinggal di situ itu manusia … sekumpulan manusia yang terbuang dari Pasal 34 UUD 1945 yang menyatakan : fakir miskin dan anak terlantar di pelihara pemerintah … yang akhirannya mereka di pelihara oleh alam.

Jika.. mereka yang terbuang itu … punya start hidup yang sama dengan Anda yg ketika lahir sudah punya rumah, sudah punya sawah, sudah punya mobil, sudah punya keluarga yg baik, sudah punya status sosial, sudah punya jaminan hidup 7 turunan …, tentu mereka gag akan di situ bukan ????.

Pemerintah ???. Betewe, siapa seh pemerintah ??? sekumpulan orang yang memperjuangkan kepentingan pribadi di bawah bendera partai2 bukan ??? salah yah gw ?? ooohhh … pemerintah tuh kumpulan orang2 pinter yah ??? … orang pinter yang bisa bikin rakyat berkecukupan …* gag ngarep sejahtera dulu dah*, orang pinter yg bisa bikin rakyat sehat, orang pinter yang bisa bikin rakyat pinter juga. Ok deeehh …..